Gunung Tidar Magelang, Destinasi Wisata Religi yang Kaya Misteri
Wisata gunung tidar, Sumber: tstatic.net

Gunung Tidar Magelang menjadi salah satu alternatif wisata Magelang hits yang akan menyambut Anda sebelum memasuki Yogyakarta. Wisata di Magelang ini bukan hanya menawarkan keindahan pemandangan alamnya, tapi juga misteri yang bikin penasaran. 

Misteri Gunung Tidar yang terkenal seantero Pulau Jawa, tidak lantas membuat objek wisata ini terkesan wingit bagi pengunjung. Justru menjadi daya tarik tersendiri di tengah kota Magelang. 

Penasaran dengan misteri dan keindahan wisata Gunung Tidar? Yuk, baca simak ulasannya berikut ini!

Mengenal Wisata Gunung Tidar dan Misterinya

Wisata ke Gunung Tidar, Sumber: kompas.com
Wisata ke Gunung Tidar, Sumber: kompas.com

Gunung Tidar merupakan gunung kecil yang berlokasi di tengah kota Magelang dengan ketinggian sekitar  503 mdpl. Lokasinya yang berada di tengah kota membuat gunung kecil ini juga berperan sebagai hutan kota yang menawarkan kesejukan bagi pengunjungnya.

Meski Gunung Tidar bukan termasuk gunung yang tinggi, ternyata objek wisata ini menyimpan banyak misteri. Dikutip dari Solopos.com, ada dua cerita misteri Gunung Tidar yang melegenda sampai sekarang.

Cerita misteri yang pertama yakni legenda yang meyakini Gunung Tidar sebagai paku bumi tanah Jawa. Menurut legenda, Pulau Jawa terombang-ambing oleh gelombang laut kemudian dewa dari kahyangan memaku Pulau Jawa di puncak Gunung Tidar. 

Di puncak gunung inilah konon terdapat tugu yang puncaknya terdapat tulisan Jawa huruf Sa di ketiga sisinya. Tugu itulah yang diyakini oleh masyarakat sekitar sebagai pakunya tanah Jawa. 

Sementara misteri Gunung Tidar kedua menceritakan asal usul nama Gunung Tidar yang merupakan singkatan dari dua, ‘Mati lan Modar’. Dalam Bahasa Jawa kedua kata tersebut memiliki arti “kalau tidak mati, ya mampus.”

Konon, di masa lalu Gunung Tidar dihuni oleh sekelompok bangsa jin dan menjadi pusat kerajaan gaib. Siapapun yang memasuki kawasan Gunung Tidar dipastikan tidak berumur panjang. Saking santernya kepercayaan masyarakat Jawa kala itu, banyak ulama kesulitan menyebarkan dakwah Islam di Pulau Jawa. 

Namun setelah Syekh Maulana Subakir datang ke Pulau Jawa dan memerangi bangsa jin, kepercayaan itu pun memudar. Syekh Subakir yang berasal dari Persia menancapkan tombaknya di Gunung Tidar sehingga bangsa jin pun pergi dari tanah Jawa.

Kenapa Harus Liburan ke Puncak Gunung Tidar?

Daya tarik puncak Gunung Tidar, Sumber: youtube.com
Daya tarik puncak Gunung Tidar, Sumber: youtube.com

Terlepas dari kisah misterinya, Gunung Tidar Magelang tetap menjadi tujuan liburan bersama keluarga yang menyenangkan. Jadi, Anda jangan sungkan untuk mengunjungi wisata Gunung Tidar karena hal-hal berikut dijamin akan membuat Anda betah berlama-lama di kawasan Gunung Tidar. 

1. Menawarkan Sejuknya Kebun Raya Gunung Tidar

Kebun Raya Gunung Tidar yang memiliki luas 70,1 hektar menawarkan kesegaran dan kesejukan di tengah Kota Magelang. Agar bisa mencapai puncaknya, Anda harus mendaki 1.002 anak tangga. 

Memang, ada upaya yang harus dilakukan terlebih dahulu untuk bisa sampai di puncak. Namun, ketika sudah sampai di puncak, rasa lelah yang terasa akan langsung hilang dengan suguhan pemandangan alam yang begitu mengesankan. 

2. Adanya Tugu Sa

Tugu Sa terletak di pelataran puncak Gunung Tidar dan kerap dianggap oleh masyarakat setempat sebagai titik tengah Gunung Tidar. Tugu Sa bukan tugu biasa karena memiliki makna “sopo salah seleh”, yang artinya siapapun yang salah akan diselehke atau dilengserkan.

Lokasi Tugu Sa tidak hanya penting bagi masyarakat Magelang, melainkan juga penting bagi para taruna militer. Di puncak gunung ini, upacara penghadapan taruna militer dilangsungkan. 

Taruna militer yang baru diterima dan belum memiliki jurusan angkatan tertentu akan diminta untuk menghadap Tugu Sa. Demikian pula ketika usai pendidikan dan sebelum penugasan, mereka akan kembali menghadap Tugu Sa.

3. Melihat Keindahan dari Gardu Pandang 

Nikmati keindahan Gunung Tidar Magelang dari gardu pandang Taman Elang Jawa. Gardu pandang ini terletak di sisi timur Gunung Tidar dan menjadi salah satu spot favorit para wisatawan. Dari sini, Anda bisa menyaksikan matahari terbit di antara Gunung Merapi dan Merbabu.

Gardu pandang ini memang menjadi salah satu ikon dari wisata Gunung Tidar. Tidak mengherankan jika banyak wisatawan yang ingin memanfaatkannya. Anda mungkin harus antri untuk menggunakan gardu pandang yang tersedia. 

4. Monumen Tanah Air Satu Bangsa

Untuk memperingati Hari Olahraga Nasional, dibangunlah Monumen Tanah Air Satu Bangsa di pelataran puncak Gunung Tidar. Monumen yang dibangun pada 2017 lalu ini memiliki simbol khas, yakni kendi dari tanah liat yang bermakna simbol pemersatu bangsa. 

Kendi tersebut terbilang unik karena berisi tanah dan air yang berasal dari seluruh daerah di Nusantara. Keunikan inilah yang membuat banyak wisatawan yang penasaran. Bisa dikatakan, tidak ada kendi dengan bahan tanah dan air dari berbagai wilayah di Indonesia selain di Gunung Tidar. 

5. Area Makan Monyet

Monyet ekor panjang menjadi salah satu satwa lokal Gunung Tidar Magelang. Anda bisa melihat kawanan satwa ini di tiga daerah kekuasaannya, yakni di kaki gunung sampai area Terminal Tidar Magelang. 

Sedangkan lokasi kedua di puncak gunung dan terakhir di kawasan lereng Gunung Tidar. Kawanan monyet ekor panjang sebenarnya relatif bersahabat, namun hindari membawa tempat minuman berwarna cerah karena dapat menarik perhatian monyet tersebut.

Tips Wisata Gunung Tidar Agar Liburan Lebih Berkesan

Tips wisata Gunung Tidar, Sumber: labuanbajotour.com
Tips wisata Gunung Tidar, Sumber: labuanbajotour.com

Selain mengunjungi spot-spot wisata Gunung Tidar di atas, Anda juga perlu mempersiapkan diri sebelum liburan ke Gunung Tidar. Tujuannya agar liburan keluarga jadi lebih menyenangkan dan berjalan tanpa halangan. 

Lantas, apa saja yang harus dipersiapkan ketika akan mengunjungi objek wisata di Magelang ini? Berikut daftarnya.

1. Mempersiapkan Fisik

Meskipun Gunung Tidar hanya berketinggian 503 mdpl, perjalanan menuju puncaknya hanya bisa dilakukan dengan berjalan kaki. Sehingga kekuatan dan daya tahan fisik sangat dibutuhkan.

Tapi jangan khawatir karena jalur yang dilalui sudah berupa anak tangga sehingga lebih mudah ditapaki dan tidak licin. Namun Anda harus melalui lebih dari 400 anak tangga jika ingin berziarah ke Petilasan Syekh Subakir. 

2. Mengenakan Pakaian yang Sopan dan Membawa Payung

Selama menuju ke puncak gunung, Anda akan melewati petilasan Kyai Sepanjang dan Maqom Syekh Subakir. Oleh sebab itu, disarankan untuk mengenakan pakaian yang sopan namun tetap nyaman untuk aktivitas trekking

Bila perlu bawa payung atau mantel ketika liburan ke Gunung Tidar di musim penghujan. Pastikan pula untuk mengenakan alas kaki yang aman dan nyaman untuk jalanan curam.

3. Sewa Jasa Transportasi yang Handal

Untuk memastikan perjalanan wisata Anda semakin nyaman, Anda bisa sewa jasa transportasi yang sudah paham dengan rute menuju destinasi wisata ini. 

Nah, jika Anda pergi bersama keluarga atau rombongan, sewa hiace Jogja dari Almoreno Transport adalah pilihan terbaik. Perjalanan menjadi lebih nyaman, cepat dan aman karena supir telah menguasai medan yang dilintasi.

Perihal harga, Almoreno Transport pun memberikan penawaran terbaik khusus untuk layanan sewa Hiace. Hubungi kami sekarang juga untuk mendapatkan harga terbaik!

About Author

client-photo-1
Nurul Hidayani
Seorang content writer yang selalu tertarik dengan cerita sejarah dan punya hobi memasak

Comments

Tinggalkan Balasan